Secawan Motivasi

Dalam kehidupan sehari hari, kita sebagai manusia sosial dipaksa untuk berinteraksi satu sama lain yang tak lain menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi guna memenuhi kebutuhan kita. Dengan kata lain, bahasa merupakan alat komunikasi. Mari kita rasakan kata-kata ini ( bahasa ialah alat) , dan hanya alat komunikasi bukan yang lain.

Mengapa bahasa disebut sebagai alat dan apakah benar tanpa alat tersebut manusia tidak dapat komunikasi dengan manusia yang lain??? Pada dasarnya, manusia diciptakan untuk saling berbagi dan saling membantu satu sama lain untuk memenuhi kebutuhannya, yang selama kita kenal sebagai makhluk sosial dan dalam hal ini diperlukan alat untuk menyampaikan pikiran, perasaan guna memenuhi kebutuhannya.

Anda sakit gigi, dan anda ingin memberitahu sakit anda kepada teman ataupun orang lain bahwa anda sedang sakit gigi. Bisakah anda menyampaikan hal ini tanpa bahasa? Mungkin anda bisa menyampaikan derita anda tanpa menggunakan bahasa, cukup anda pegang pipi sambil meringis bila perlu menangis maka teman anda otomatis akan tahu hal yang menimpa anda.

Akan tetapi bagaimana anda akan mengatakan guru anda sedang cacingan. Disini anda pasti mulai kebingungan bagaimana cara untuk menyampaikan hal ini kepada teman anda tanpa alat komunikasi yakni bahasa. Bisa dikatakan orang mempelajari suatu bahasa hanya usaha untuk memiliki dan mampu menggunakan bahasa tersebut guna menyampaikan pikiran kita kepada orang lain guna memenuhi kebutuhan.

Setelah saya jelaskan panjang lebar tentang arti dari bahasa, dan yakin anda sudah mampu memahami dan kini saatnya kita mulai mempelajari bahasa Arab. Tujuan akhir sangat sederhana yakni mampu menggunakan bahasa tersebut didalam kehidupan sehari hari. Mungkin anda sudah pernah dengar, kalau mau menguasai sebuah bahasa harus cerdas dan pintar. Jika memang demikian, mana mungkin orang gila di Arab sana bisa berbicara bahasa Arab dngan sangat lancar. Pakai celana dan baju saja terbalik, bagaimana dikatakan cerdas?

Seorang balita laki-laki yang berumur 11bulan katakanlah namanya Budi sedang bermain di taman kota bersama ibunya. Tiba-tiba melintaslah tukang es, Budi pun melihatnya dan merasakan segar bila meminumnya. Lalu timbul keinginan untuk meminumnya. Perasaan dan kebutuhan tersebut berkecamuk didalam dirinya, ia ingin menyampaikan kebutuhan tersebut kepada ibunya dan dia membutuhkan alat yang namanya bahasa. Akan tetapi dia saat itu belum mempunyainya dan tidak ada cara lain kecuali memakai alat pamungkas yaitu Menangis. Budi pun langsung menangis keras sambil menunjuk tukang es tersebut. Sebulan telah berlalu, dan kini Budi kecil genap berumur 1 tahun dan dia pun memiliki kata es dan ibu.

Pada suatu sore, ketika tengah belajar berlari dengan ibunya, melintas kembali tukang es yang sama. Apakah Budi masih tetap menggunakan tangisannya sebagai alat untuk memenuhi kebutuhannya? Tentu tidak, karena dia sudah mempunyai alat komunikasi yaitu bahasa dan dengan santainya Budi menunjuk tukang es tersebut sambil berkata “ibu…. es…ibu……es…”. Begitu mudah, begitu santai tanpa mengeluarkan tenaga dan linangan air mata. Budi dapat menyatakan perasaan dan kebutuhannya dengan menggunakan bahasa.

Seharusnya begitulah anda belajar bahasa Arab, melakukan hal seperti yang dilakukan si Budi kecil. Padahal hanya dua kata, namun langsung digunakan sebagaimana fungsinya. Selama ini banyak orang yang belajar bahasa hanya menghafal grammar sebagai tujuan utama, bila begitu mulailah dengan menghafal rumus-rumusnya pasti puyeng tingkat tinggi, darah tinggi kumat, tiap hari marah marah sampai akhrirnya stroke (kalau begini kan repot juga).

Perlu saya tegaskan, disamping bahasa sebagai alat, dia juga merupakan seperangkat keterampilan. Sebelumnya, perlu dipahami antara Pengetahuan dan Ketrampilan yang selama ini mengacaukan pikiran kita untuk mengetahui pemahaman dari keduanya. Apakah sama? Jelas sangat berbeda, dalam psikologi pengetahuan masuk dalam ranah pikiran saja. Pelajaran semasa kita sekolah seperti Geografi, sejarah yang sifatnya hafalan itu masuk ke ranah pikir. Berbeda dengan pengetahuan, keterampilan masuk ke dalam ranah gerak, seperti pelajaran renang, berlari, silat dll dan untuk menguasainya anda wajib untuk gerak. Kalau hanya diam saja, jangan harap akan bisa, apalagi yang disebut ketrampilan apabila sudah dapat dilakukan secara otomatis dan tanpa berfikir.

Untuk mampu naik sepeda, tidak ada rumus yang mampu menjamin terkecuali hanyalah gerak dan gerak ( praktek dan praktek). Sangat sederhana sekali syaratnya untuk bisa naik sepeda, akan tetapi sederhana pula hal yang menghalangi yakni males, males dan males, takut salah dan takut salah.

Mari kita berhayal sejenak, jikalau anda seorang atlet renang yang sangat handal dan selalu menjuarai kejuaraan renang di dalam dan luar negeri. Suatu hari anda ditawari untuk mengajari syaikh yang kaya raya dari Mesir. Berapapun gaji yang anda minta akan dikabulkan oleh syaikh tersebut yang penting berhasil. Akan tetapi, syaikh tersebut tidak akan berani terjun kedalam air sebelum dia pandai berenang. Sekali lagi ingat, syaikh tersebut tidak berani menyentuh air sebelum pandai berenang. Gunakanlah metode tercanggih yang anda kuasai untuk membuat syaikh mampu berenang. Bila seperti itu keadaannya, apakah anda berminat??? Sudah pasti akan menggerutu, mungkin malah memaki maki “koplak ni syaikh, gimana mau bisa berenang kalo gak mau nyebur”. Berenang kan termasuk keterampilan motoric yang harus gerak langsung di dalam air, masa mau diatas karpet- mana mintanya gaya katak dan kupu kupu lagi.

Apapun jenis ketrampilannya, untuk dapat menguasai dengan baik harus gerak dan praktek, jangan hanya diam manis (nanti dikerubutin semut terlebih tomket).

Masih doyan berhayal? Mari kita lanjutkan, suatu hari anda menemukan pengumuman di pos ronda di tengah perjalanan pulang dari sekolah yang berisikan “Telah dibuka kursus kungfu mempelajari 1000 cara jitu mengalahkan musuh (Metode baru dari BRUCE LEE) Gratisss….!!! dan anda pun ikut daftar.

Hari pertama pembelajaran dimulai, dan panitiapun kualahan menyiapkan tempat untuk para peserta yang jumlahnya melebihi batas yakni 120 orang ( terang aja, lawong Gratiss). Semua peserta pecinta gratisanpun digiring ke lapangan. Setelah menunggu lebih dari  2,5 jam lamanya ( tidak ada yang berani protes kepada panitia panas panasan 2,5 jam, semua diem karena takut dimarahi. “udah gratis, bawel lagi”)

n  Bruce Lee pun berkata, “ semua masuk kedalam kelas”. Semua berlarian menuju kelas sambil mempersiapkan segala kebutuhannya, ada yang ganti baju, lepas dasi, ada pula yang ingin mengganti rok panjangnya dengan celana komprang bekas punya kakeknya (kan mau diajari kungfu).

n  Bruce Lee : tak usah ganti pakaian, langsung masuk kelas saja dan duduk di meja dan kursi kalian ( semua bergegas memasuki kelas yang komplit dengan papan tulis beserta penghapusnya)

n  Bruce Lee : ehm…. ehm…. ( peserta langsung diam)

n  Bruce Lee : coba satu peserta maju dan bagikan buku panduan ini, satu orang satu

n  Peserta : ok pak, tapi Gratis kan….? (dengan suara nyaring dan sedikit berharap)

n  Bruce Lee : sudah, sekarang lihat halaman pertama Bab 1 Pengantar Kungfu dan saya akan jelaskan tentang pengertian dan sejarahnya ( mulailah Bruce Lee menerangkan semua selama 120 menit).

n  Bruce Lee : ok, sekarang coba latihan 1-15 yang terdapat di halaman 28 disitu ada pilihan ganda dan essay. Jangan ada yang nyontek kecuali kepepet ( baru berjalan 10 menit, terdengar bunyi bel)

n  Bruce Lee : waktu habis, sudah kumpulkan sekarang dan pulang. Jangan lupa besok datang lagi kesini, masih ada 29 pertemuan Gratis buat kalian.

 

Hari kedua

n  Bruce Lee : ok, sekarang buka Bab II yaitu Rumus-Rumus Pukulan. Kalian bawa kalkulator kan…? (Mulailah Bruce Lee menerangkan jenis jenis pukulan, dari depan sampai belakang dari atas sampai bawah tak kurang dari 12o menit, mau protes takut dimarahi “ udah Gratis kebanyakan protes lagi)

n   Bruce Lee : ok, waktu kalian telah habis. Kalian telah mengetahui rumus rumus pukulan, besok kita lanjutkan sampai pertemuan terakhir)

 

Pertemuan demi pertemuan telah dilalui dengan penuh hikmah dan sampailah pada pertemuan terakhir yakni Hari ke-30 ( Mempelajari 100 jurus mengalahkan musuh)

n  Bruce Lee : Hari demi hari telah kita lalui bersama dan itu pula saya telah mengajarkan berbagai rumus jurus kungfu beserta varian komplit dengan sejarahnya dan pembelajaran kita telah selesai. Untuk itu peserta yang ku cintai, pada hari ini saya akan nobatkan 120 pendekar seni kungfu terbaru. Jangan sombong, dan jangan menggunakan kungfu untuk menyerang orang lain terkecuali kalau kita diserang duluan

n  Peserta : Siaaap Guru….!!

(Peserta pada heran, “lo kok udahan, udah g pernah praktek- setiap mau mulai upacara terus, yah sudahlah…Gratisan ini, itung itung ngabisin umur”).

Benarkah 120 peserta menguasai kungfu? Tentu saja tidak, mereka hanya memiliki PENGETAHUAN tentang kungfu saja dan bukan MENGUASAI kungfu itu sendiri. Berarti sama juga gagal, mengapa demikian? Karena mereka tidak praktek. Mengapa harus di praktekan? Karena Kungfu merupakan Skill yang artinya untuk mampu menguasainya dubutuhkan praktek, bukan Cuma teori.

 

Mari kita sudahi berhayal kita dan kembali pada pembicaraan kita, Sekarang bahasa Arab termasuk Pengetahuan ataukah Skill? Ok, sangat benar sekali dan untuk dapat menguasainya jangan memikirkan apapun terkecuali praktek…praktek….dan praktek…..

Semoga anda dapat memahami apa yang saya maksudkan……

 

 

SELAMAT MENCOBA dan SUKSES SELALU………!!

2 Komentar

Filed under Pendahuluan

Manfaat dan Daya Jual di Pasaran

Mungkin nama ikan lele tidak asing lagi ditelinga kita. Salah satu jenis ikan yang satu ini memang sangat digemari oleh semua kalangan masyarakat, karena dagingnya yang cukup gurih dan lezat. Tak jarang hampir semua tempat makan dari restoran bintang lima sampai warung tenda dipinggir jalan menjajakan menu lele berbagai variannya, dari semur lele,  pecel lele sampai lalapan lele. Selain rasa  dagingnya yang sangat memanjakan lidah, juga mempunyai keunggulan lain yakni tak bersisik, sehingga mempermudah proses pengolahan dan juga mampu bertahan hidup lebih lama.

Kelebihan ikan lele bila dibandingkan dengan produk hewani lainnya ialah banyaknya kandungan Leusin dan Lisin. Leusin adalah asam amino esensial yang dapat bermanfaat untuk pertumbuhan anak – anak dan menjaga keseimbangan nitrogen. Leusin juga berguna untuk pembentukan protein oto (Wikipedia. 2008).

Lisin merupakan salah satu dari 9 asam amino esensial yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringnan. Lisin termasuk asam amino yang sangat penting dan dibutuhkan sekali dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Pasalnya, asam amino ini sangat berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang pada anak, membantu penyerapan kalsium dan menjaga keseimbangan nitrogen dalam tubuh, dan memelihara masa tubuh anak agar tidak terlalu berlemak. Lisin juga dibutuhkan untuk menghasilkan antibody, hormone, enzim, dan pembentukan kolagen, disamping perbaikan jaringan. Tak kalah pentingnya, lisin bisa melindungi anak dari cold sore dan virus herpes (Wikipedia, 2008).

Itu sebabnya bisnis lele saat ini menjadi salah satu bisnis  yang menguntungkan bagi tiap daerah penghasil lele. Tidak hanya bisnis budidaya lele saja yang menghasilkan keuntungan besar, namun bisnis berbagai macam olahan lele pun juga dapat memberikan penghasilan yang cukup besar bagi para pelaku usaha.

Berbagai varian menu hasil olahan lele pun menambah daftar nama makanan di dunia masakan. Bermula dari pecel lele yang sering dicari konsumen karena dirasa tidak merogoh kocek terlalu dalam, kini dengan adanya kreativitas dari pengusaha, ikan lele dapat diolah menjadi menu unik seperti abon, keripik tulang lele, dendeng lele dan masih banyak lagi.

Melimpahnya hasil panen lele, sering membuat harga jual ikan lele menjadi rendah bahkan sangat murah. Hal ini menyebabkan  ikan lele lebih diminati oleh masyarakat kalangan bawah karena harganya yang sangat terjangkau.

Namun dengan adanya berbagai inovasi pada hasil olahan lele, jal ini mampu menepis anggapan rendah pada ikan lele. Dengan mengolah ikan lele menjadi hasil olahan makanan yang enak, unik, serta kemasan yang menarik, mampu meningkatkan nilai jual ikan lele di pasaran. Maka tak heran jika saat ini keadaannya terbalik, produk olahan ikan lele digemari semua kalangan masyarakat. Dari yang awalnya tidak suka dengan ikan lele, kini mencari produk abon lele, keripik tulang lele, kerupuk lele, dendeng lele, es krim lele, nugget lele, hingga mangut lele kaleng untuk dijadikan sebagai oleh – oleh yang praktis.

Setelah melihat minat pasar yang begitu besar akan produk bisnis olahan lele, tidak luput bila kita mulai mencoba usaha budidaya ikan lele dengan serius guna menggapai hidup yang lebih maju.

Semangat………..!!!.

 

 

 

 

Tinggalkan komentar

Filed under Manfaat

Cara Pemeliharaan Bebek

Proses pemeliharaan sangatlah penting dalam usaha beternak khususnya pembesaran bebek potong. Dalam hal ini mari kita simak bersama cara dan proses yang benar guna mencapai keberhasilan yang diinginkan. Pada dasarnya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam beternak bebek diantaranya proses Sanitasi kandang, pengontrolan penyakit, pemberian pakan, dan pemeliharaan kandang.

  1. Sanitasi Kandang

Kata sanitasi itu sendiri berarti usaha untuk menciptakan suatu keadaan yang baik di bidang kesehatan. Dalam hal ini yang dimaksud disini ialah menciptakan kandang supaya senantiasa bersih sehingga terhindar dari sapaan penyakit. Selain membersihkan kandang wajid selalu dilakukan juga  pencegahan penyakit perlu diperhatikan sejak dini untuk mewaspadai timbulnya penyakit.

2. Pengontrolan Penyakit

hal ini dirasa perlu dilakukan setiap saat dan secara hati-hati serta menyeluruh. Bila ada tanda tanda yang kurang sehat pada bebek harus ditangani secara serius, yakni memisahkan bebek yang sehat dengan yang sakit.

3. Pemberian Pakan

Pada dasarnya pemberian pakan pada bebek terdapat beberapa tahapan yaitu yaitu fase stater (umur 0–8 minggu), fase grower / pertumbuhan (umur 8–18 minggu) dan fase layar (umur 18–27 minggu). Pakan ketiga fase tersebut berupa pakan jadi dari pabrik (secara praktisnya) . Cara memberi pakan tersebut terbagi dalam empat kelompok yaitu:

a. umur 0-16 hari diberikan pada tempat pakan datar (tray feeder)

b. umur 16-21 hari diberikan dengan tray feeder dan sebaran dilantai

c. umur 21 hari samapai 18 minggu disebar dilantai.

d. umur 18 minggu–72 minggu, ada dua cara yaitu 7 hari pertama secara pakan peralihan dengan memperhatikan permulaan produksi bertelur sampai produksi mencapai 5%. Setelah itu pemberian pakan itik secara ad libitum (terus menerus).

Dalam hal pakan itik dianjurkan untuk merangsum sendiri, untuk menghemat pakan biaya. Adapun barang-barang yang biasa ialah jagung, bekatul, tepung ikan, tepung tulang, bungkil feed suplemen. Semua itu bisa dicampur dengan nasi aking (nasi yang sudah dikeringkan) dan konsentrat untuk menambah protein sehingga dapat mempercepat pertumbuhan bebek.

Selain pemberian pakan yang diperhatikan, juga pemberian minuman bebek berdasarkan pada umur bebek yaitu :

a. umur 0-7 hari, untuk 3 hari pertama iar minum ditambah vitamin dan mineral, tempatnya asam seperti untuk anak ayam.

b. umur 7-28 hari, tempat minum dipinggir kandang dan air minum diberikan secara ad libitum (terus menerus)

c. umur 28 hari-afkir, tempat minum berupa empat persegi panjang dengan ukuran 2 m x 15 cm dan tingginya 10 cm untuk 200-300 ekor dan setiap hari dibersihkan.

4.  Pemeliharaan Kandang

Kandang hendaknya selalu dijaga kebersihannya dan daya gunanya agar produksi tidak terpengaruh dari kondisi kandang yang ada. Bila kandang semakin bersih dan sehat maka keberhasilan usaha kita pun akan semakin jelas.

Semoga Bermanfaat……….!!!

Tinggalkan komentar

Filed under Pemeliharaan

Selayang Pandang

Halo para pengusaha jempolan, salam kenal.

Memiliki sebuah usaha merupakan impian banyak orang. Tetapi seringkali orang tidak mengetahui bagaimana cara membuka usaha secara sehat tanpa tendensi memperoleh kekayaan yang berlebih. Ya, tendensi memperolah kekayaan yang berlebih hanya akan menyebabkan sebuah usaha menjadi kacau balau. Selain itu, modal sering disebut-sebut sebagai kendala utama dalam membuka suatu usaha. Sebagai pemuda yang berasal dari desa dan dengan kondisi orang tua yang hanya berprofesi sebagai petani, sepertinya impian memiliki sebuah usaha untuk terbebas dari pengangguran hanya isapan jempol belaka. Itulah alasan mengapa pemuda desa memilih untuk hijrah, dengan bahasa ‘mengadu nasib’, ke kota besar seperti Jakarta.

Apapun alasannya, mencari nafkah untuk menghidupi diri sendiri atau keluarga meruapakan tugas semua manusia sebagaimana yang pernah dititahkan Tuhan. Adapun menjadi pengusaha atau hanya menjadi buruh kekal itu hanya soal pilihan hidup. Itu semua tergantung dari keberanian dan kenekatan seseorang. Mungkin ini terkesan berlebih, namun itulah fakta yang sesungguhnya.

Yang jelas Nabi Muhammad SAW pernah memberi tauladan kepada umatnya dengan menjadi pedagang. Meskipun Nabi pernah menjadi buruh di tokonya Khodijah, sebelum masa Kenabiannya, toh ending ceritanya Beliau tetap menjadi saudagar. Artinya, Nabi mengajarkan umatnya untuk mandiri, bukan untuk menjadi buruh abadi.

Lalu bagaimana cara memulainya? Pertanyaan itu memang sangat naif, tetapi sangat manusiawi. Salah satu yang harus dilakukan adalah memaknai usaha itu sebagai sarana ibadah untuk menyelamatkan hajat hidup diri sendiri dan keluarga. Bagaimana mungkin seseorang berkeinginan memiliki BB sementara perut masih keroncongan. Mulailah sebuah usaha untuk memenuhi kebutuhan primer saja seperti papan, sandang dan pangan. Dibagian ini, kita dilatih untuk membangun pondasi usaha yang kuat sehingga usaha itu akan bertahan lama dan tahan banting.

Pasalnya, dijaman edan seperti sekarang ini, batas kebutuhan manusia mulai kabur. Saat ini banyak anak kos-kosan rela mengurangi jatah makannya selama berbulan-bulan hanya agar bisa membeli Hp keluaran terbaru. Langkah selanjutnya adalah fokus kepada salah satu bidang usaha. Setiap potensi pasti memiliki mata rantai usaha. Misalnya, potensi peternakan itu meliputi pembibitan, pembesaran dan pengolahan daging. Pilihlah salah satu dari mata rantai usaha itu yang dianggap paling mudah.

Setelah itu uji coba usaha bisa dilakukan dalam skala kecil dulu. Tahap ini mengajarkan seseorang untuk mengetahui secara mendalam tentang usaha yang dilakukan. Mintalah masukan atau konsultasi kepada orang yang berpengalaman dibidang usaha yang dipilih. Lakukan langkah ujicoba ini sebanyak tiga kali. Jika uji coba itu berhasil maka lanjutkan, tetapi jika gagal maka harus segera ditinggalkan dan mencari potensi yang lain. Agar tidak keluar modal, disarankan untuk magang diperusahaan orang lain terlebih dahulu.

Dalam hal ini kami ingin menawarkan peluang usaha yang tidak terlalu banyak memakan modal maupun lahan, yakni pembesaran bebek potong. Jikalau teman teman menginginkan, kami menyediakan bibit bebek yang pastinya tidak menuntut teman-teman dalam merogoh kocek yakni betina @5000 dan jantan@3.500,jikalau masih kurang nyaman dengan harga yang kami tawarkan, bisa duduk sambil minum kopi bersama. Bila penasaran, teman teman bisa datang langsung ke Desa Semawung Kembaran rt 01/06 Kutoarjo Purworejo, atau saief.muh@gmail.com, saifuddinmuh52@yahoo.co.id selain itu 082134381304.

Selamat mengembara……!!

 

 

Tinggalkan komentar

Filed under Pribadi

Persiapan Kandang

Dalam usaha beternak selain adanya hewan ternak yang dipelihara dan makanannya juga terdapat bangunan tempat tinggal binatang tersebut; berbentuk ruang berpagar tempat memelihara binatang yang lebih kita kenal dengan sebutan kandang. Kandang adalah unsur utama yang sangat vital setelah bibit dan pakan dalam menentukan berhasil atau tidaknya usaha tersebut. Semakin layak kandang yang kita sediakan, maka akan semakin nyaman pula hewan ternak dan tidak stres. Hal inilah yang menambah nafsu makan hewan ternak sehingga pertumbuhannya pun akan semakin cepat pula. Akan tetapi bila sebaliknya, maka usaha kita akan jauh mendekati keberhasilan.

Dalam hal ini, akan dijelaskan cara yang ideal dalam membuat kandang yang nyaman, aman dan efisien. Sebagai peternak, kita harus jeli dalam memprediksikan kandang yang akan kita buat untuk hewan ternak kita khusunya bebek agar merasa nyaman dan aman. Dikarenakan, jenis bebek yang akan kita pelihara juga akan mempengaruhi bentuk dan kedaan dari kandangnya. Pada dasarnya kandang bebek terbagi menjadi 3 jenis, yakni :

  1. Kandang anakan bebek (meri), dimana pada saat berumur 0-1 minggu berupa kandang box dengan ukuran 1-2 m dimana mampu menampung sekitar 50 ekor.
  2. Kandang bebek remaja

Bebek remaja berkisar umur 1-4 bulan. Idealnya 10 ekor bebek menempati ruang 1 m2.

  1. Kandang bebek petelur

Bebek yang sudah siap bertelur membutuhkan kandang yang lebih besar bila dibanding dengan bebek anakan dan remaja karena selain badan yang besar juga membutuhkan sirkulasi udara yang cukup, yakni 4 ekor menempati ruang seluas 1 m2.

 

Untuk lebih jelasnya mari kita lihat keterangan dibawah ini :

Bersumber dari http://bebekternak.wordpress.com/2011/05/20/cara-membuat-kandang-bebekitik/, untuk membuat kandang bebek atau itik, perlu memperhatikan rambu-rambunya agar beternak itik/bebek bisa maksimal hasilnya. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat kandang itik/bebek:

 

  • Cahaya matahari secara tidak langsung harus masuk ke dalam kandang.
  • Kandang itik membujur dengan arah timur-barat, posisi ini akan mencegah masuknya sinar matahari sepanjang hari yang akan menyebabkan suhu kandang menjadi panas.
  • Itik memerlukan ruang gerak yang cukup besar, lebih besar daripada ayam, karena itik/bebek mudah kaget, jadi perlu ada ruang agak besar agar bebek bisa berlari. 4 ekor itik perlu kandang 1 meter persegi utuk petelur dan 10 ekor untuk potong.
  • Tinggi kandang minimal 2 meter, agar sirkulasi udara cukup. Dan agar tidak susah membersihkan kandang/tidak perlu jongkok.
  • Sebaiknya sisi kandang terbuka, artinya tidak terbuat dari bahan tembok atau bahan lain yang menutupi. Tutupi dengan kawat bagian sisinya. 60 cm ke atas dari tanah, baru pakai dinding, lebih baik pakai tembok agar bisa menahan pantulan panas dari tanah. Pada saat bebek masih kecil dan belum tahan dingin, sekitar kandang ditutupi plastik/karung.

 

Selain bentuk dan luas kandang, yang perlu diperhatikan ialah alas kandang harus tetap kering dan beralasan sesuatu yang empuk seperti jerami, serbuk gergaji,rumput kering ataupun merng (kulit padi), karena lantai yang kering dan empuk akan nyaman dirasa dan merangsang itik untuk bertelur. Bahan lain pun tidak disalahkan untuk dijadikan alas asalkan empuk, tidak mudah padat, kering hangat dan yang terpenting dapat mencegah telur tidak pecah.

Akan lebih baik dasar kandang berupa tanah bila dibandingkan dengan yang bersemen atau mester, karena kotoran bebek akan mudah meresap dan tidak harus dibersihkan setiap harinya. Untuk mempertahankan kondisi kandang tetap baik, tanah diberi kapur terlebih dahulu sebelum diberi alas (http://binaukm.com/2011/07/kandang-itik-bebek-dalam-sistem-budidaya-intensif/) . Tujuannya bebek tidak terserang penyakit dan mengurangi bau akibat kotoran. Selain itu cara lain untuk mencegah penyakit, menyemprotkan formalin 5% ke tanah 1 bulan sekali.

Semoga Bermanfaat…..- Semoga Sukses.

 

 

 

 

Tinggalkan komentar

Filed under Persiapan Kandang

Pakan Bebek dan Manajemen Pemberiannya

Dalam menjalankan usaha beternak khususnya bebek potong, selain pemilihan bibit yang perlu diperhatikan ialah pakan dan manajemennya. Seperti yang kita ketahui, pakan adalah sesuatu yang disukai oleh hewan ternak  sehingga mampu mendongkrak berat hewan itu sendiri. Protein dan karbohidrat merupakan unsur terpenting yang harus terkandung didalam pakan yang kita berikan. Bila kedua unsur ini sudah terpenuhi, maka asupan gizi hewan ternak telah tercukupi itu berarti pertumbuhannya pun akan semakin cepat. Akan tetapi bila pakan tidak mampu memenuhi asupan gizi hewan ternak maka sudah tentu akan mempengaruhi bobot hewan ternak itu sendiri, sehingga ketika perhitungan sudah mencapai masa panen dan ternyata bobot tidak sesuai dengan yang diinginkan oleh pasar tak lain peternak yang dirugikan dikarenakan harus menambah lagi ongkos pakan agar bobot hewan ternak dapat naik dan seuai dengan permintaan pasar.

Pertanyaannya kemudian adalah bagaimana cara agar ketika panen bobot bebek potong sesuai dengan permintaan pasar yakni sekitar 1 s/d 1,5 kg. Dalam pakan untuk bebek potong memang bermacam – macam gaya dalam pemberian pakan akan tetapi pada kesimpulannya ialah pola pemberian pakan secara terus menerus (www.bebekpotong.com) dalam arti ketika pakan habis perlu ditambah kembali. Selain itu pilihlah pakan yang mengandung protein tinggi, seperti pelet dan konsentrat ( pakan buatan pabrik), gilingan jagung dll atau meramu sendiri pakan yang dianggapnya efisien yakni nasi aking dicampur dedak (katul) dan sedikit pelet,  akan tetapi pakan ramuan ini diberikan setelah bebek memasuki umur 20 hari. Bila kurang dari 20 hari alangkah lebih baik diberi pakan yang agak halus atau dari pabrik.

Supaya lebih jelas mari kita lihat keterangan dibawah ini

DR. IR. Wahyu Widodo, MS dalam bukunya yang berjudul Nutrisi dan Pakan Unggas Kontekstual menjelaskan bahwa kriteria pakan yang sesuai untuk hewan ternak unggas ialah yang mengandung:

Sumber energi

Bahan makanan unggas sumber energi mempunyai kandungan protein

kurang dari 20 persen dan serat kasar kurang dari 18 persen. Contoh bahan

makanan unggas sumber energi adalah biji-bijian dan butir-butiran, limbah

penggilingan, buah-buahan, akar-akaran dan umbi-umbian. Contoh-contoh bijibijian

dan butir-butiran adalah jagung, sorghum, dan gandum. Contoh limbah

penggilingan antara lain adalah “empok”, dedak, dan menir. Contoh buah-buahan

adalah pisang, apel dan lain-lain. Contoh akar-akaran dan umbi-umbian adalah

singkong, ketela rambat dan lain-lain. Nilai energi bruto dari beberapa bahan

makanan sumber energi dapat dilihat pada Tabel 7.1. berikut ini.

Tabel 7.1. Nilai energi bruto beberapa bahan makanan sumber energi

No. Bahan makanan Nilai energi bruto (kkal)

1. Jagung 4430

2. Kacang kedelai 5520

3. Dedak gandum 4540

4. Glukosa 3750

5. Kasein 5860

6. Lemak 9350

7. Padi 3300

8. Gandum 3100

9. Sorghum 4400

Nutrisi dan Pakan Unggas Kontekstual 194

7.1.5. Sumber protein

 

Bahan makan sumber protein adalah bahan makanan yang kaya akan

protein dengan nilai protein di atas 20 persen. Bahan makanan unggas sumber

protein yang berasal dari hewan adalah tepung ikan, tepung daging, tepung darah,

jeroan, dan lain-lain. Bahan makanan unggas sumber protein yang berasal dari

tumbuhan adalah kacang-kacangan, bungkil-bungkilan dan lain-lain. Kandungan

protein dari beberapa bahan makanan dapat dilihat pada Tabel 7.2.

Tabel 7.2. Kandungan protein dari beberapa bahan makanan sumber

protein

No. Bahan makanan Nilai protein (%)

1. Tepung ikan 50-55

2. Tepung udang 40

3. Tepung darah 75-80

4. Tepung daging 55

5. Skim milk 34-35

6. Butter milk 32

7. Daun petai cina 25-28

8. Daun singkong 20

9. Daun turi 23

10. Kacang kedelai 40

11. Kacang tanah 25

12. Kacang hijau 24

13. Bungkil kacang kedelai 44-48

14. Bungkil kacang tanah 25-35

15. Ampas tahu 43

16. Tepung hati 63

Berdsarkan realita yang dilakukan oleh para peternak, pakan yang bagus cukuplah dedak (katul), nasi aking (nasi yang telah dikeringkan) dan ditambah sedikit pelet apabila teori diatas dirasa ribet dan kurang praktis.

Sekian dan terimakasih.

Tinggalkan komentar

Filed under Pakan

Manfaat Budidaya Bebek Potong

Budidaya bebek potong bisa dijadikan pilihan dalam beternak, karena hal ini ternyata menawarkan keuntungan yang cukup menggiurkan, keunggulannya adalah bebek tergolong unggas yang tahan dari serangan penyakit. selain itu juga Bisnis ini memiliki prospek yang menjanjikan.
Salah satu contoh bisa kita lihat di Desa Celepan Kecamatan Kedawung Kabupaten Sragen, dimana sebagian besar warganya memilih untuk melakukan budidaya bebek. Sehingga daerah tersebut dikenal dengan sebutan “Kampung Bebek” penghasilannya pun terhitung lumayan besar, di daerah tersebut rata-rata setiap KK yang beternak bebek mendapat penghasilan hingga Rp. 9 juta perbulannya, dan itupun hanya dari menjual telurnya saja.
Jika kita lihat kondisi sekarang permintaan pasar tidak hanya pada telur bebek, tetapi permintaan terhadap daging bebek juga semakin meningkat, ini bisa kita lihat dengan semakin merebaknya restoran dan rumah makan yang secara khusus menawarkan sajian daging bebek, dengan aneka pilihan menu. Melihat potensi yang ada maka bisnis budidaya bebek potong dapat dijadikan pilihan didalam melakukan usaha.
Namun sebelum seseorang memulai melakukan budidaya bebek potong alangkah baiknya jika mempersiapkan diri terlebih dahulu dengan pemahaman tentang perkandangan, bibit unggul, pakan ternak, pengelolaan dan pemasaran hasil. Dan didalam pemeliharaan bebek potong, peternak sebaiknya memelihara bebek jantan. Kenapa? Hal ini dimaksudkan karena bebek jantan memiliki berbagai keunggulan dan keuntungan apabila ditinjau dari segi ekonomi. Dimana harga bibit bebek jantan lebih murah dibanding dengan harga bibit bebek betina, lalu dari segi pemeliharaan pun pertumbuhan bebek jantan lebih baik daripada bebek betina sehingga dalam waktu yang relatif tidak lama antara 2-3 bulan berat badan bebek bisa mencapai tidak kurang dari 1,5 kg. Dan itu adalah berat yang biasa dibutuhkan oleh konsumen. Selain berat juga dikarena pada umur yang muda menghasilkan daging yang lebih empuk, gurih dan nilai gizi yang lebih tinggi.
Selain itu, budidaya bebek potong juga merupakan wujud nyata menumbuhkan ekonomi kerakyatan dalam bidang peternakan yakni mulai dari penyediaan bibit, pembesaran dan pemasarannya. Saat ini permintaan pasar terhadap daging bebek meningkat dengan tajam seiring dengan makin banyaknya orang mengkonsumsi daging bebek. Sehingga berdampak pada permintaan pasar yang meningkat, akan tetapi kondisi tersebut tidak berbanding lurus dengan ketersediaan barang. Melihat kondisi seperti itu malka alangkah baiknya jika mendorong usaha budidaya bebek potong selain dalam kerangka memenuhi kebutuhan pasar juga agar adanya pemberdayaan bagi masyarakat untuk menuju hidup yang lebih baik.

Tinggalkan komentar

Filed under Manfaat